Museum Siraja
Museum Siraja sebuah museum yang terletak didalam gang kecil, Namun banyak menyimpan bukti sejarah Teluk Bayur tempo dulu yang merupakan pusat pertambangan batu bara pada saat belanda masih menduduki area ini, dan menjadi bukti kemajuan kota teluk bayur saat itu. Museum ini adalah milik Datuk Maharaja Dinda Moch Siraja yang merupakan putra dari sultan kedua Gunung Tabur yaitu Sultan Amiruddin.
Museum yang awalnya sebagai rumah budaya ini, kemudian pada tanggal 17 Juli 2015 di tetapkan sebagai Museum Siraja setelah badan permuseuman berkunjung. 140 Koleksi cagar budaya yang terdapat pada museum ini sangat bermacam, Mulai dari peninggalan Kesultanan Gunung Tabur, Peninggalan Guci Tua, Bukti dan foto masa lalu Teluk Bayur pada saat zaman Eks. Steenkoleen Maatschappij Parapattan (SMP).







